Breaking News

Pemahan Mendasar Tentang Fotografi Untuk Pemula

Pemahan Mendasar Tentang Fotografi Untuk Pemula

Pemahan Dasar Tentang Fotografi

Berkata perihal potografi, kemungkinan kesemua orang sudah mengetahui daftarnya, sebab potografi sama dengan memphoto. Potografi satu diantara soal yang banyak dilaksanakan orang sekarang ini. Baik itu untuk pekerjaan atau semata-mata kesukaan. Dalam artikel ini kita dapat mengulas pemahaman potografi serta riwayat pendek kata. Kata potografi datang dari bahasa Yunani kuno ialah “gambar” yang mempunyai arti sinar serta “grafo” yang mempunyai arti menggambar. Ini yakni proses menggambar / menulis dengan media mudah.

Pandangan fundamen potografi

Pemahaman potografi tersebut yakni proses atau langkah membuahkan citra atau citra satu objek dengan merekam pantulan sinar pada objek itu di media yang tanggap sinar. Instrumen yang diperlukan untuk tangkap sinar disebutkan camera. Tidak dengan penyinaran, mustahil bikin gambar. Untuk membuahkan intensif sinar yang betul untuk membuahkan gambar, diperlukan alat ukur yang disebutkan dengan fotometer. Sehabis memperoleh ukuran eksposur yang pas, potografer bisa mengontrol intensif sinar dengan mengganti paduan ISO, diafragma (apertur), serta kecepatan rana (kecepatan).

Potografi sekarang ini udah berubah menjadi media komunikasi yang kuat serta media gestur visual yang sentuh kehidupan manusia dalam berbagai hal. Potografi sendiri berubah menjadi tenar untuk trik menangkap kisah lalu. Gambar dapat juga berubah menjadi komponen artistik yang mempelajari keadaan manusia serta memberikannya kesenangan estetika. Untuk beberapa orang, potografi adalah kesukaan atau karier yang menyenangkan.

Riwayat Singkat Potografi

Pendek kata, riwayat potografi mulai pada zaman ke-9 belas. Pas di tahun 1893 potografi lahir. Waktu itu, dengan sah di Prancis dipastikan kalau potografi adalah terobosan technologi. Riwayat potografi mulai jauh sebelum Kristus. Pada zaman ke-5 SM, satu orang pria yang memiliki nama Mo Ti melihat satu tanda-tanda. Bila ada lubang kecil pada dinding area yang gelap, interior area dapat memantulkan panorama luar area dengan terbalik lewat lubang awal kalinya. Mo Ti yakni orang pertama yang memandang pertanda rahasiaus di camera.

Riwayat Singkat PotografiBertahun-tahun lantas, banyak yang mengenal serta memuji pertanda ini. Itu disebutkan Aristoteles pada zaman ke-3 SM serta satu orang sarjana Arab yang memiliki nama Ibn al-Haytham (rasa sedih) pada zaman ke-10 SM, yang coba meningkatkan fitur yang saat ini diketahui untuk camera. Di tahun 1558, satu orang cendekiawan Italia yang memiliki nama Giambattista della Porta memberikan nama “Foto booth” untuk suatu kotak yang menopang banyak pelukis ambil potret.

Johannes Kepler membuat nama camera obscura di tahun 1611. Johannes Kepler merencanakan camera portabel yang dibikin berbentuk tenda, serta disebut fitur camera gelap itu. Di tenda amat gelap, terkecuali untuk sedikit sinar yang diamankan oleh lensa, membuat gambar tenda di luar pada selembar kertas.

Riset Potografi

Bermacam riset ini mulai pada zaman ke-17, saat satu orang cendekiawan Italia yang memiliki nama Angelo Sala gunakan cahaya matahari untuk merekam serangkaian kata pada papan perak klorida. Tapi pengujian itu gagal serta tidak sukses untuk menjaga gambar dengan permanen. Seputar tahun 1800, Thomas Wedgwood melakukan eksperimen dengan merekam gambar positif pada camera gelap bermata, akan tetapi hasilnya amat memilukan. Begitupun dengan Humphrey Davy yang jalankan percobaan yang serupa, juga alami hal sama, ialah ketidakberhasilannya.

Di tahun 1824, satu orang seniman litograf Prancis, Joseph Nicéphore Niépce, sehabis 8 jam membeber panorama dari jendela kamar tidurnya, membuahkan gambar yang rada kabur serta bisa menjaga gambar itu dengan permanen. Semuanya ini dibuat sehabis Joseph Nicéphore Niépce kerjakan operasi yang disebutkan pengeboran heliografi. Selanjutnya, dia menambahkan eksperimennya sampai tahun 1826, sebagai riwayat awal potografi sebetulnya, serta gambar yang dibuat disimpan di University of Texas di Austin, AS.

Pelacakan untuk riset berbuntut sampai 19 Agustus 1839, satu orang desainer teater Opera juga satu orang pelukis, dengan Louis Jacques Mandy Daguerre berubah menjadi orang pertama yang ambil poto fakta. Gambar permanen di atas pelat perak-tembaga yang di lapis dengan larutan yodium yang disinari sinar langsung semasa satu 1/2 jam oleh pemanas merkuri (neon). Proses ini disebutkan daguerreotype.

Selanjutnya, potografi bertumbuh dengan cepat. Lewat Kodak Eastman, George Eastman memajukan potografi dengan bikin serta jual kertas gulir efektif serta buku camera, searah dengan kemajuan potografi dengan melakukan perbaikan lensa, daun jendela, film serta kertas poto. Potensi tehnologinya pun memercepat potografi dengan cepat. Dahulu, camera mempunyai ukuran tenda cuma bisa membuahkan gambar yang tak jelas. Tapi, tidak serupa saat ini camera digital portabel serta bisa membuahkan gambar yang amat tajam serta bagus.

Spread the love